Ketum PSI Sebut Intoleransi dan Korupsi Jadi Ancaman Bangsa
YOGYAKARTA, iNews.id – Ketua umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie melihat ada ancaman besar terhadap persatuan bangsa. Dia menilai, banyak tindakan intoleransi terjadi di masyarakat, namun tidak pernah ada yang bersuara.
“Saya lihat ini sudah meresahkan untuk persatuan,” ujar Grace usai menghadiri #Festival 11 Yogyakarta di Gedung Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Senin (11/2/2019) malam.
Menurutnya, saat ini ada normalisasi intoleransi di masyarakat. Dia mencontohkan, sudah sering terdengar massa menutup tempat ibadah atau menggeruduk orang yang sedang beribadah. Namun tidak ada satupun yang buka suara atas permasalahan ini.
Begitu juga dengan permasalahan penodaan agama. Bahkan di Yogyakarta pada Desember silam muncul kasus intoleransi yang terjadi pada orang yang sudah mati.
“Tidak ada yang buka suara dan itu seperti sudah normal. Ini sudah meresahkan, diskriminasi. Malah ada yang menyalahkan korbannya,” kata Grace.