Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran
Advertisement . Scroll to see content

Keterlaluan, Remaja Meninggal akibat Orang Tua Larang Dokter Pasang Alat Bantu Pernapasan

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 21:40:00 WIB
 Keterlaluan, Remaja Meninggal akibat Orang Tua Larang Dokter Pasang Alat Bantu Pernapasan
Seorang pasien positif COVID-19, terbaring di ruang isolasinya dirawat oleh terapis pernapasan di unit Perawatan Intensif (ICU). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Apa yang dilakukan orang tua di Amerika Serikat (AS) ini sungguh keterlaluan. Dia melarang dokter mengintubasi (memasukkan alat bantu pernapasan) kepada anaknya seorang gadis remaja usia 14 tahun yang tengah terkena Covid-19.

Kedua orang tua gadis itu merupakan penganut anti-vaksin Covid-19. Mereka tidak percaya soal vaksin Covid-19.

Seorang perawat unit gawat darurat di sebuah rumah sakit di AS menceritaan peristiwa itu melalui akun Twitternya @Jessicam6946. Dia mengatakan, tim medis yakin pasien muda tersebut bisa saja selamat jika diintubasi. 

"Malam ini saya tanpa daya memegang tangan dan membelai rambut seorang gadis cantik berusia 14 tahun saat meninggal. Dia tak sabar mulai sekolah menengah dan ingin menjadi dokter hewan," cuitnya. 

Dalam unggahannya, perawat itu juga menekankan pentingnya vaksinasi Covid. Vaksinasi yang gratis ini akan mencegah banyak hal buruk terjadi pada pasien. 

"Gadis kecil ini kehilangan seluruh hidupnya dan memenuhi semua mimpinya," tulisnya. 

Perawat itu menyesalkan sikap orang tua gadis yang tidak saja tak percaya vaksin, namun juga melarang dokter mengintubasi putrinya. 

"Saya benar-benar percaya dia bisa diselamatkan jika orang tuanya tidak melarang kami mengintubasinya," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut