Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK
Advertisement . Scroll to see content

Kerap Dapat Teror, Mahasiswa Papua Sebut Yogya Sudah Tidak Nyaman

Kamis, 04 Oktober 2018 - 21:38:00 WIB
Kerap Dapat Teror, Mahasiswa Papua Sebut Yogya Sudah Tidak Nyaman
Presiden Mahasiswa Papua, Aris Yeimo saat berorasi di depan Kantor Gubernur DIY meminta jaminan keamanan belajar di Kota Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Kasus ini bisa dilihat dari kasus penculikan dna pembunuhan mahasiwa Papua Jessica Elisabeth yang ditemukan tewas tergeletak di pinggir rel kerata di timur kampus STPD APMD, Yogyakarta. Belum lagi kasus pemukulan yang menimpan Phaulus Patege yang mengakibatkan meregang nyawa.

Belakangan ada lagi kasus penusukan di sekitar Selokan Mataram, Seturan, Sleman, penodongan dengan senjata tajam di asrama mahasiswa hinga perampasan sepeda motor di ringroad utara. Terbaru pada 21 September lalu Rolando Nauw juga menjadi korban pembacokan pada 29 Septem,ber  lalu di Timoho. "Kami merasa DIY tidak nyaman lagi bagi mahasiswa Papua," ujar Aris. 

Karena itu, pelajar dan mahasiswa Papua menuntut pengusutan dan penuntasan kasus kekerasan yang menimpa mahasiswa Papua di DIY. Para mahasiswa juga minta jaminan kenyamanan di Yogyakarta. "Berantas premanisme, dan berikan ruang kebebasan bagi mahasiswa Papua," tandas Aris.

Para peserta aksi sedianya minta bertemu dengan Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono (HB). Namun karena padatnya ketugasan yang ada, Sultan tidak bisa menemui mereka.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut