Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Pemda: Ini Konsekuensi Keterbukaan Kita
YOGYAKARTA, iNews.id – Kasus Covid-19 di DIY melonjak dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan tertinggi pada Selasa (21/7/2020) dengan penambahan 28 kasus baru menjadi 465 kasus. Pemda DIY menilai ini konsekuensi kebijakan memberikan ruang terbuka kepada masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, sejumlah objek wisata sudah mulai menerima kunjungan wisatawan, begitu juga dengan bisnis yang mulai dibuka. Keluarga dari luar daerah juga sudah mulai datang, bahkan dari zona merah.
“Mereka ini sudah kita terima di DIY, dan ini akan menjadi konsekuensi terhadap konfirmasi positif lebih banyak,” kata Sekda, di Kepatihan Yogyakarta, Rabu (22/7/2020).
Sebenarnya sistem terbuka ini belum sepenuhnya dijalankan. Kunjungan ke objek wisata masih dibatasi, dan belum boleh menerima wisatawan dengan jumlah besar. Pembatasan ini untuk menjaga ruang jarak di antara wisatawan yang datang.
Aji mengatakan, untuk mengantisipasi penambahan kasus baru dilakukan dengan serangkaian tes massal. Tidak hanya rapid test, namun langsung dengan tes swab. Begitu ada kasus positif, akan diikuti dengan tracking.