Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang
Advertisement . Scroll to see content

Jeritan Wanita Disabilitas Yogyakarta: Usaha Mati, Bantuan Pemerintah Belum Ada

Jumat, 15 Mei 2020 - 14:11:00 WIB
Jeritan Wanita Disabilitas Yogyakarta: Usaha Mati, Bantuan Pemerintah Belum Ada
Para penyandang disabilitas mendapatkan bantuan sembako dari Relawan Indonesia Bersatu Yogyakarta. (foto kuntadi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Pandemi Covid-19 telah membuat perekonomian mati, termasuk usaha yang dijalani para penyandang disabilitas di Yogyakarta. Usaha mereka berhenti dan nyaris tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Uluran tangan justru datang dari lembaga sosial dan masyarakat.

“Dampak ekonomi sangat kita rasakan, peluang usaha semakin sempit,” kata Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HDWI) Yogyakarta, Winarsih saat menerima bantuan sembako dari Relawan Indonesia Bersatu Yogyakarta, Jumat (15/5/2020).

Sebelum ada Covid-19, Winarsih membuka usaha jahit, konveksi dan katering. Usaha ini cukup lancar dan menjadikan kehidupannya cukup stabil. Namun Covid-19 menjadikan usahanya berantakan, lantaran tidak ada order datang. Kini mereka nyaris tidak lagi memiliki pendapatan untuk bertahan hidup.

“Awalnya kita masih bisa jahit masker, tetapi sekarang tidak ada. Katering juga berhenti karena yang jual banyak yang membeli sedikit,” ujarnya.

Atas kondisi ini, pemerintah terkesan lambat merespon dan belum ada bantuan yang diberikan. Bantuan justru datang dari lembaga sosial, masyarakat ataupun relawan. Mereka membagikan sembako yang bisa dimanfaatkan untuk beberapa hari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut