Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Ikappi Laporkan 2 Kasus Positif di Kranggan, Gugus Tugas Covid-19: Itu Bukan Data Baru

Senin, 29 Juni 2020 - 10:48:00 WIB
Ikappi Laporkan 2 Kasus Positif di Kranggan, Gugus Tugas Covid-19: Itu Bukan Data Baru
Pasar Kranggan saat ditutup pertengahan Juni 2020. (Foto: Harian Jogja)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id -Gugus tugas penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Yogyakarta mencatat, dua kasus baru Covid-19 yang disampaikan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) di Kranggan merupakan data lama. Saat ini Pasar Kranggan kembali dibuka karena sudah sempat ditutup untuk sterilisasi.

"Itu bukan data baru, sekarang sudah beroperasi, kan sudah pernah kami tutup selama tiga hari," ujar Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkota Jogja, Heroe Poerwadi, Minggu (28/6/2020).

Protokol pencegahan penularan Covid-19 sudah diterapkan di Pasar Kranggan. Saat ini pengunjung yang hendak ke Pasar Kranggan juga aturannya seperti yang di Pasar Beringharjo.

"Sekarang Pasar Kranggan sudah sama seperti Pasar Beringharjo, sudah ada aturan keluar masuk pengunjung pasar, dibatasi dengan penyekat, setiap orang juga diwajibkan menggunakan masker," katanya Heroe.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Penataan dan Pendapatan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta Gunawan Nugroho Utomo mengatakan, upaya rapid test Covid-19 sudah dilakukan Dinas Kesehatan Kota Jogja di tiga pasar. Rinciannya di Pasar Kranggan, Pasar Beringharjo, dan Pasar Demangan. Hasilnya tidak ada data baru yang positif.

"Di antaranya Pasar Kranggan, Pasar Beringharjo, dan Pasar Demangan sampai hari ini hasilnya tidak ada yang reaktif," kata Gunawan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut