Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran
Advertisement . Scroll to see content

Ikahum Atma Jogia Sebut Indonesia Alami Defisit Demokrasi, Keluarkan 7 Poin Pernyataan Sikap

Rabu, 07 Februari 2024 - 16:49:00 WIB
Ikahum Atma Jogia Sebut Indonesia Alami Defisit Demokrasi, Keluarkan 7 Poin Pernyataan Sikap
Ilustrasi Ikahum Atma Jogja menyebut Indonesia mengalami defisit demokrasi dan mengeluarkan tujuh poin pernyataan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Ikahum Atma Jogja) mencermati situasi perkembangan negara hukum dan demokrasi semakin mengalami kemerosotan dari sisi kualitas hingga menjelang Pemilu 2024. Saat ini Indonesia dinilai sedang mengalami 'defisit' demokrasi.

Ketua Umum DPP Ikahum Afrna Jogja Johanes Widijantoro mengatakan fenomena kemerosotan demokrasi ini dapat dilihat dari berbagai rangkaian peristiwa seperti rendahnya kualitas penyelenggaraan pemilu yang ditandai pelanggaran prosedural dan substansial.

Kemudian dugaan ketidaknetralan aparatur negara, lemahnya kemampuan institusi negara memberikan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM, ternasuk HAM perempuan. Selanjutnya menyempitnya kebebasan sipil dan pembatasan partisipasi publik, utamanya kelompok perempuan rentan dan marginal dalam berbagai proses legislasi serta kebijakan publik.

Hingga melemahnya institusi politik yang menopang sistem demokrasi, kooptasi institusi penegak hukum termasuk kehakiman, lemahnya akuntabilitas pejabat publik, termasuk masih marak korupsi politik yang dalam 10 tahun terakhir skor indeks persepsi korupsi hanya 34 (2023).

"Kami berpandangan demokrasi kita akan rusak dan mengalami kemunduran (setback of democracy) apabila negara utamanya pemerintah tidak sungguh-sungguh berkomitmen pada penyelenggaraan pemilu berintegritas dan bermartabat berdasarkan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber Jurdil)," ujarnya, Rabu (7/2/2024).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut