Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti
Advertisement . Scroll to see content

Grebeg Syawal Tanpa Arak-Arakan, Keraton Yogyakarta Bagikan 2.700 Tangkai Rengginang

Minggu, 24 Mei 2020 - 18:59:00 WIB
Grebeg Syawal Tanpa Arak-Arakan, Keraton Yogyakarta Bagikan 2.700 Tangkai Rengginang
Sejumlah Abdi Dalem Keraton Yogyakarta membawa gunungan saat prosesi Grebeg Syawal 1440 H di Masjid Gede Kauman, Yogyakarta, Rabu (5/6/2019). Tahun ini, prosesi Grebeg Syawal digelar tanpa arak-arakan. (Foto: Dok Antara)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Grebeg Swayal pada hari pertama Idul Fitri di Yogyakarta, tahun ini berbeda karena pandemi virus corona. Keraton Yogyakarta membagikan ubarampe atau kelengkapan gunungan berupa 2.700 tangkai rengginang, tanpa menggelar arak-arakan, Minggu (24/5/2020).

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Condrokirono mengatakan, prosesi pembagian dan pemberangkatan ubarampe gunungan itu digelar pada pukul 08.30 WIB di Bangsal Srimanganti dengan dipimpin GKR Mangkubumi.

"Hal ini merupakan usaha Keraton Yogyakarta dalam melestarikan tradisi di tengah pandemi," kata Condrokirono, melalui keterangan tertulis di Yogyakarta.

Condrokirono mengatakan, pada hari pertama Idul Fitri tahun ini, kegiatan Hajad Dalem Grebeg Syawal yang biasanya ditandai dengan arak-arakan gunungan ditiadakan. Prosesi Numplak Wajik yang biasanya digelar tiga hari sebelum Grebeg Syawal, Ngabekten, dan Ringgitan Bedhol Songsong, juga tidak diselenggarakan.

Menurut dia, keputusan tersebut diambil sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap risiko penyebaran Covid-19 yang dapat terjadi dalam kerumunan massa. Ini sekaligus bentuk kepekaan Keraton Yogyakarta dalam menaati imbauan pemerintah pusat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut