Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup
Advertisement . Scroll to see content

Gandeng UGM, Kulonprogo Targetkan 2030 Bebas Stunting

Sabtu, 14 September 2019 - 02:02:00 WIB
Gandeng UGM, Kulonprogo Targetkan 2030 Bebas Stunting
Asisten I Setda Kulonprogo Jumanto saat kegiatan membahas bebas stunting 2030. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu perlu ada konvergensi, koordinasi dan konsolidasi program, baik dari pusat, daerah hingga ke desa. Tidak kalah penting pemberian gizi dan ketahanan pangan, serta pemantauan dan evaluasi.

“Kami juga akan gandeng UGM untuk mendampingi program yang telah dipersiapkan,” ucapnya.   

Tim Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM Toto Sudargo mengatakan, Kulonprogo termasuk wilayah yang sudah melaksanakan tahapan penanganan stunting. Ini bisa dilihat dengan sudah diterbitkannya aturan Perbup tentang stunting pada 2018.

“Komitmen Pejabat di Kulonprogo lebih cepat dan perbup yang ada akan direvisi disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Toto.

Menurutnya, salah satu langkah yang harus dilakukan yakni dengan memaksimalkan keberadaan pokja. Pokja ini sangat diperlukan untuk mendukung program-progam yang telah disiapkan.

Kegiatan pendampingan pembentukan pokja rencananya akan ditempatkan di wilayah lokus stunting. Yakni Desa Karangsari dan Sendangsari di Kecamatan Pengasih, kemudia Donomulyo di Kecamatan Nanggulan, Nomporejo di Kecamatan Galur, Tuksono di Kecamatan Sentolo. Selain itu juga Desa Kebonharjo, Pagerharjo, Sidoharjo, Gerbosari dan Ngargosari di Kecamatan Samigaluh.

Nantinya, akan ada pendamping di setiap puskesmas. Pendampingan ini penting dalam mengoptimalkan program intervensi dan kegiatan terkait stunting di desa lokus, serta membantu posyandu sasaran. (kuntadi)

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut