Dosen UGM Ciptakan Radiografi Digital untuk Deteksi Pasien Covid-19, Tingkat Akurasi 95 Persen
YOGYAKARTA, iNews.id - Dosen Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah mada (UGM) Yogyakarta, Bayu Suparta menciptakan radiografi digital untuk mendeteksi pasien Covid-19. Alat ini telah diluncurkan presiden presiden, bersama dengan inovasi lain dalam penanganan Covid-19.
“Alat ini bisa membuktikan terkena virus atau tidak dengan melihat dari struktur paru-parunya. Tingkat akurasinya sampai 95 persen,” kata Bayu, Kamis (25/6/2020).
Alat ini sebenarnya sudah dikenal dalam dunia kesehatan. Namun harganya cukup mahal dan hanya dimiliki rumah sakit dengan tipe A. Hal ini mendorongnya untuk menciptakan radiografi digital dengan harga bisa dijangkau.
“Karena harganya terjangkau, impian saya alat ini bisa dimiliki 9.000 puskesmas,” katanya tanpa mau merinci berapa harga yang dipatok.
Riset radiografi digital ini sudah dilakukannya sejak 30 tahun lalu. Hasil penelitiannya sudah diluncurkan pada 15 tahun lalu sebagai produk unggulan UGM. Namun sampai saat ini hasil riset ini belum sempat dihilirisasi meski sudah diluncurkan presiden di Istana Negara pada 20 Mei lalu.