Dikukuhkan Jadi Guru Besar UIN Yogyakarta, Iswandi: Kebencian Cepat Berkembang di Medsos
YOGYAKARTA, iNews.id – Ujaran kebencian kini dengan mudah dan cepat berkembang di media sosial. Untuk menangkal kebencian di dunia maya itu, perlu perhatian lebih darim pemerintah dan akademisi, juga netizen.
Hal itu diungkapkan ISwandi Syahputra dalam pidato pengukuhannya menjadi Guru Besar dalam bidang Ilmu Komunikasi di hadapan Rapat Senat Terbuka di Gedung Convention Hall, Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (10/12/2019).
Iswandi Syahputra memaparkan bagaimana ujaran kebencian dapat tersebar di media sosial. “Perpaduan antara kecenderungan politik, keyakinan keagamaan dan ketergantungan pada informasi yang diperbincangkan secara tertutup pada kantung-kantung percakapan menghasilkan peningkatan emosi dan kemarahan. Sehingga kemarahan, kecemasan, kesedihan dan kebencian menjadi lebih cepat berkembang di media sosial," katanya dikutip SINDOnews.
Iswandi menjelaskan, empat lingkar spiral kebencian yang menyebar di media sosial. "Ujaran kebencian di media sosial tersebut menyebar melebar dari kebencian implosif yang terpendam hingga kebencian eksplosif yang tersampaikan,” ujarnya.
Pada lingkar spiral pertama, kata dia, kebencian masih bersifat personal, tersimpan dan terpendam. Kebencian pada lingkar ini muncul karena adanya penerimaan, penyerapan atau internalisasi berbagai informasi yang tersebar pada berbagai jenis media sosial.