Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ditangkap di Jaksel, DPO Kredit Fiktif Rp9,6 Miliar Dibawa ke Lapas Perempuan di Sidoarjo
Advertisement . Scroll to see content

Database Kejagung Diretas, Berisi Data Pegawai dan Riwayat Kasus

Kamis, 18 Februari 2021 - 12:39:00 WIB
 Database Kejagung Diretas, Berisi Data Pegawai dan Riwayat Kasus
Gedung Kejagung. (Foto: sindonews)
Advertisement . Scroll to see content


JAKARTA, iNews.id - Databes milik Kejaksaan Agung (Kejagung) diretas. Database tersebut telah diunggah di https://raidforums.com/. 

Peretas mengatasnamakan dirinya Gh05t666nero. Dalam data yang diunggah oleh peretas terlihat data yang diretas adalah nama lengkap, nomor telepon, alamat email dengan domain @kejaksaan.go.id, jabatan, pangkat kepegawaian, hingga nomor pegawai. Tidak hanya itu, ada sejumlah riwayat kasus yang diduga turut diretas oleh Gh05t666nero.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan tengah menelusuri adanya peretasan database Kejaksaan tersebut. Dia mengklaim telah melakukan antisipasi dengan melakukan perubahan password bagi pengguna. 

"Kejaksaan RI melalui Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdaskrimti) sudah melakukan langkah antisipatif dengan menghimbau pengguna untuk mengganti password agar tidak terjadi penyalahgunaan aplikasi," kata Leonard dalam keterangan tertulis, Rabu (17/2/2021). 

Leonard menyebut telah melakukan pengecekkan terhadap database milik tersebut dan tidak menemukan kesalahan database tersebut. Meski begitu dia masih melakukan pengecekan apakah data yang diretas merupakan data lama atau data baru. 

"Semua aplikasi dan sistem sudah dicek dan diketahui dalam keadaan normal. Selanjutnya Pusdaskrimti sedang menelusuri apakah hal ini merupakan data peretasan lama atau kasus baru," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut