Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Identitas dan Peran 4 Tersangka Narkoba di New Zone Medan
Advertisement . Scroll to see content

Data Penduduk Indonesia Diduga Bocor, Senin Bareskrim Panggil Dirut BPJS Kesehatan

Jumat, 21 Mei 2021 - 22:48:00 WIB
 Data Penduduk Indonesia Diduga Bocor, Senin Bareskrim Panggil Dirut BPJS Kesehatan
Bareskrim akan memanggil Dirut BPJS Kesehatan, Senin (24/5/2021) terkait dugaan bocornya 279 juta data penduduk Indonesia. (Foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -  Data 279 juta penduduk Indonesia diduga bocor. Bareskrim Polri ikut turun tangan menyelidiki kasus ini. Bahkan pemanggilan terhadap Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti sudah dijadwalkan.

Nama BPJS Kesehatan terseret dalam dugaan kasus ini karena disebut sebagai sumber bocornya data kependudukan. Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi mengungkapkan pemanggilan itu rencana dilakukan pada Senin (24/5/2021). 

"Saya panggil klarifikasi Dirut BPJS Kesehatan pada Senin," kata Slamet di Jakarta, Jumat (21/5/2021).

Slamet menyebut, Dit Siber Bareskrim Polri akan melakukan konfirmasi kepada Dirut BPJS Kesehatan terkait dengan teknis pengoperasian data di lembaga itu.

"Konfirmasi, siapa yang mengoperasikan data lanjut digital forensik," ujar Slamet.

Sebanyak 279 juta data penduduk Indonesia diduga telah bocor dan dijual di forum online termasuk data orang yang telah meninggal dunia. BPJS Kesehatan pun telah memberi klarifikasi sebagai berikut:

1. Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa ada 279 juta data peserta yang terindikasi bocor. Sementara, sampai dengan Mei 2021, jumlah peserta BPJS Kesehatan adalah 222,4 juta jiwa.

2. Saat ini kami sedang melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan apakah data tersebut berasal dari BPJS Kesehatan atau bukan. Kami sudah mengerahkan tim khusus untuk sesegera mungkin melacak dan menemukan sumbernya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut