Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan
Advertisement . Scroll to see content

Dana Air Habis, BPBD Gunungkidul Ajukan Status Darurat Kekeringan

Jumat, 02 November 2018 - 03:16:00 WIB
Dana Air Habis, BPBD Gunungkidul Ajukan Status Darurat Kekeringan
Caleg Perindo Fransiska A Kumara saat menyalurkan air bersih di Gunungkidul. (Foto: iNews.id/Kismaya Wiboso)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunungkidul, DIY, kewalahan mengatasi kekeringan yang melanda daerah tersebut. BPBD juga kini sudah tidak memiliki dana untuk mendistribusikan air bersih ke daerah-daerah yang dilanda kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, pihaknya akan mengirimkan surat usulan ke pemerintah setempat untuk menaikkan status bencana kekeringan menjadi tanggap darurat kekeringan karena anggaran penyaluran air bersih sudah habis.

"Jumat besok (2/11), kami akan mengirimkan surat ke pemda, karena dana untuk dropping kami sudah habis," kata Edy Basuki, Kamis (1/11/2018).

Edy mengaku telah memperhitungkan status tanggap darurat paling tidak selama 20 hari, dengan keadaan saat ini BPBD hanya bisa melakukan penyaluran air bersih sebanyak 16 rit. "Diperkirakan oleh Badan Metreologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hujan baru turun pada minggu ketiga November," katanya.

Edy mengatakan untuk besaran dana tak terduga belum dihitung secara rinci, tetapi perhitungan kasar sekitar Rp80 juta."Perkiraan cukup sampai musim hujan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut