Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Kendaraan Tinggalkan Bandung Hindari Puncak Arus Balik Libur Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Kemarau Panjang, Kunjungan Wisatawan ke Embung Nglanggeran Gunungkidul Merosot

Minggu, 19 November 2023 - 09:13:00 WIB
Dampak Kemarau Panjang, Kunjungan Wisatawan ke Embung Nglanggeran Gunungkidul Merosot
Kondisi Embung Nglanggeran kering dan debit airnya kecil. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Jumlah wisatawan yang berkunjung di Embung Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul menurun selama musim kemarau. Keindahan embung menjadi berkurang karena ketinggian air di bawah 20 sentimeter. 

Pengelola Embung Nglanggeran Suwarno mengaku banyak wisatawan yang membatalkan rencana kunjungan ke Embung Nglanggeran, karena kapasitas air yang menurun selama musim kemarau. 

“Selama empat tahun musim kemarau, kondisi saat ini paling parah,” katanya. 

Dalam kondisi normal, ketinggian air mencapai empat meter dengan luasan embung mencapai 700 meter persegi. Saat ini ketinggian air hanya sekitar 10-15 sentimeter saja. Kondisi ini menjadikan geo membran di bagian dasar sangat terlihat.  

Kemarau juga menjadikan kebun buah yang ada di kawasan ini juga tidak mendapatkan pasokan air yang cukup. Setidaknya ada 20 hektar kebun durian dan kelengkeng yang mengandalkan air dari embung ini. Lantaran kemarau buah menjadi tidak maksimal dan banyak tanaman yang tidak berbuah. 

“Air dari embung ini untuk penyiraman tanaman di bawah. Karena minim tidak bisa dialirkan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut