Cegah Klaster Baru Covid-19, Pemkab Sleman Akan Random Rapid Test di Pusat Keramaian
Terkait dengan klaster Indogrosir, Muslimatun mengatakan ada sekitar 1.500 yang akan menjalani rapid test. Hari ini merupakan hari kedua, dan ditarget per hari ada 500 konsumen melakukan rapid test. Pada hari pertama kemarin diikuti 460 orang dan ada 20 yang reaktif.
“Hari ini kita belum ada laporan, tetapi 20 orang reaktif kemarin sudah dijemput untuk dikarantina di Wisma Haji,” ujarnya.
Jumlah ini, tidak sebesar prediksi yang ada. Sehingga mereka akan dikumpulkan dan nantinya menjalani rapid test kedua. Jika hasilnya reaktif akan diteruskan dengan swab.
Pemkab Sleman juga masih melakukan penelusuran, terkait penyebaran di Indogrosir. Sejauh ini belum diketahui karyawan yang pertama kali terinfeksi sampai menularkan ke karyawan yang lain.
Anggota Komisi VI DPR RI asal DIY Subardi mengatakan, bantuan ini dari BUMN korwil DIY. BUMN menjadi mitra kerja dari Komisi VI, yang selalu berkoordinasi dalam penanganan Covid-19. Hari ini disalurkan di Sleman, setelah kemarin di Kota Yogyakarta. Sedangkan tiga kabupaten kota lain segera menyusul.
Editor: Kuntadi Kuntadi