Caleg Partai Perindo Siap Perhatikan Nasib Nelayan di Kulonprogo
Menurut Fransisca, para nelayan layak mendapatan apresiasi. Apalagi, mereka masih menggunakan jala yang ramah lingkungan menangkap ikan. Nelayan biasanya menebar jaring tradisional atau memancing.
“Tidak ada nelayan yang menggunakan bahan terlarang di sini, apalagi menggunakan peledak yang bisa merusak habitat alaminya. Karena itu, mereka harus didampingi agar kehidupan mereka lebih baik,” ujarnya.
Di sisi lain, menurut Fransisca, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bawah dengan sejumlah kebijakan yang prorakyat. Bantuan pendidikan melalui Indonesia Pintar ataupun bantuan sosial lainnya juga telah digulirkan. Semuanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, hal ini akan ditingkatkan lagi jika Jokowi-KH Ma’ruf Amin memenangkan Pilpres 2019.
Sementara itu, salah seorang nelayan Ilham mengaku sudah lebih dari 15 tahun menjadi nelayan. Saat ini nelayan sedang rajin melaut dengan hasil tangkapan ikan bawal dan lobster. Namun, nelayan masih membutuhkan dukungan peralatan melaut yang lebih baik.
“Seperti jaring, kami harus membuat sendiri atau membeli, nyaris tidak pernah ada subsidi dari pemerintah,” katanya.
Dia berharap Partai Perindo bisa mengawal dan memperhatikan nasib nelayan. Dengan kondisi ombak besar yang kerap muncul menjadikan kehidupan nelayan menjadi kurang sejahtera. “Tolong perhatikan nasib kami. Kami butuh bantuan peralatan,” katanya.
Selain menemui para nelayan, Fransisca didampingi Dwi Marsudi juga menyapa pedagang di Pasar Glagah dan masyarakat di Samigaluh. Mereka juga akan membagikan bibit tanaman kepada warga Kulonprogo.
Editor: Maria Christina