Cabai Terpuruk, Pemkab Kulonprogo Bantu Jual 1,6 Ton ke ASN
“Nah hari ini kita menjawab itu membantu petani. Saat ini harga cabai dilelang di bawah Rp5.000,” katanya.
Pengurus kelompok Tani, Rupingi mengaku sangat terbantu dengan jual produk lokal ini. Semenjak Lebaran harga cabai terpuruk dan sempat menyentuh angka Rp3.400 per kilogram. Namun semalam di pasar lelang harganya sekitar Rp4.700 per kilogram, setelah pada Kamis (4/6/2020) menyentuh Rp5.100.
“Produksi kita bisa mencapai 30 ton sampai 40 ton per hari,” ujarnya.
Ketua Kelompok Tani Gisik Pranaji Sukarman mengatakan harga cabai saat ini sangat murah. Petani justru merugi dengan harga di bawah Rp10.000. Petani akan break event point (BEP) dengan harga Rp11.000 per kilogram.
“Kalau di bawah itu kita rugi, karena pemupukan dan perawatan biaya besar,” ujarnya.
Saat ini, dalam sekali petik mereka hanya mendapatkan sisa yang tidak banyak. Mereka harus membayar buruh petik dengan upah Rp60.000 per hari, dan makan siang. Sementara kalau tidak dipetik, buahnya cukup bagus dan jika dibiarkan akan busuk.
“Dihitung-hitung habis untuk bayar buruh, padahal empat hari sekali kita panen,” katanya.
Editor: Kuntadi Kuntadi