Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Sleman Sudah Divaksin tapi Tetap Kena Covid-19, Begini Penjelasannya

Kamis, 21 Januari 2021 - 21:26:00 WIB
Bupati Sleman Sudah Divaksin tapi Tetap Kena Covid-19, Begini Penjelasannya
Bupati Sleman Sri Purnomo saat divaksin Covid-19 di Puskesmas Ngempak 2, Kamis (14/1/2021). (Foto: iNews.id/Priyo Setyawan)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id-Bupati Sleman Sri Purnomo terkonfirmasi positif Covid-19. Padahal seminggu sebelumnya Sri Purnomo sudah disuntik vaksinSinovac. Kenapa itu bisa terjadi  begini penjelasan Dinkes Sleman. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo berdalih  vaksin Covid-19 Sinovac buatan China ini harus diberikan dua kali. Jika hanya satu kali divaksin belum memberikan efek kekebalan atau pembentukan antibodi belum memadai. 

Sehingga harus dilakukan vaksin kedua atau penguatan  setelah dua minggu dari suntikan pertama. Setelah suntikan vaksin kedua maka kekebalan akan terbentuk  secara optimal.

“Jika baru  diberi vaksin satu kali  itu seperti orang yang belum diberi vaksin, namun sudah mulai ada kekebalan tetapi belum optimal dan puncaknya setelah vaksin kedua,” katanya.

Joko menjelaskan, dengan kondisi  ini ada kemungkinan orang yang sudah divaksin pertama masih bisa terkena Covid-19. Hanya saja bagi yang sudah divaksin gejalanya tidak akan terlalu berat. Sebab virus yang masuk lebih sedikit dibandingkan dengan yang belum divaksin.

“Jadi bupati terkena Covid-19, bukan gara-gara divaksin Covid-19, hanya kebetulan seminggu lalu divaksin Covid-19,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut