Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Kuat Menanjak, Truk Air Mineral Terjun ke Jurang 15 Meter di Pasaman
Advertisement . Scroll to see content

Buat Film Pemurnian Air Kapur, Santri asal Gunungkidul Raih Ki Hajar Award

Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:27:00 WIB
 Buat Film Pemurnian Air Kapur, Santri asal Gunungkidul Raih Ki Hajar Award
Santri asal Gunungkidul, Najwa menunjukkan alat pengolahan air kapur. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Dukuh Keruk 2 Eka Suryanti mengatakan persoalan endapan kapur muncul zaman dahulu. Warga berusaha menghilangkan kapur dengan menyaring menggunakan kain kasa. Hasilnya air bening meski endapan kapur masih ditemuakn menempel pada peralatan dapur.

“Sekilas air sudah bersih dan jernih, tapi saat direbus di ceret akan ada endapan kapurnya,” katanya.

Dia berharap kasil riset warganya bisa dikembangkan dan dimanfaatkan warga sekitar. Saat ini warga yang mampu memilih mengonsumsi air mineral pabrikan. Sedangkan air tanah dipakai untuk mencuci dan mandi.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut