Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY
Advertisement . Scroll to see content

BPS Catat Kemiskinan DIY Capai 11,7 Persen, Terbanyak di Perkotaan

Selasa, 16 Juli 2019 - 02:02:00 WIB
BPS Catat Kemiskinan DIY Capai 11,7 Persen, Terbanyak di Perkotaan
Kakek Sarmiskam sudah bertahun-tahun tinggal di kandang kambing di Dusun Bintaran, Desa Jambidan, Banguntapan, Bantul. (Foto: iNews.id/Trisna Purwoko)
Advertisement . Scroll to see content

BANTUL, iNews.id – Jumlah warga miskin di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada awal 2019 ini mengalami penurunan. Hasil survei dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2019, jumlah warga miskin sebanyak 446.000 jiwa atau sekitar 11,7 persen dari penduduk DIY.

Angka ini mengalami penurunan dibanding dengan jumlah warga miskin pada September 2018 lalu 450.250 orang. “Pada Maret 2019, jumlah penduduk miskin di DIY sebanyak 448.470 orang atau 11,7 persen terhadap total penduduknya,” kata Kepala BPS DIY, Johanes de Britto Priyono di kantornya, Senin (15/7/2019).

Penduduk miskin di DIY, paling banyak terdapat di daerah perkotaan. Pada Maret 2019, jumlah penduduk miskin di wilayah perkotaan DIY tercatat sebanyak 304.660 orang atau lebih dua kali lipat jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan yang banyaknya 143.810 orang.

Meskipun demikian, kata dia, secara persentase jumlah penduduk miskin di perdesaan lebih banyak dibandingkan di perkotaan yang mencapai 13,89 persen. Sedangkan penduduk miskin di perkotaan sebanyak 10,89 persen.

Selama periode Maret 2018 - Maret 2019, jumlah dan persentase penduduk miskin di wilayah perkotaan menunjukkan fluktuasi. Pada Maret 2018, jumlah penduduk miskin perkotaan tercatat sebanyak 305.240 orang. Selanjutnya, pada September 2018 turun sebesar 2,22 persen atau menjadi 298.470 orang. Namun, pada Maret 2019, jumlah penduduk miskin kembali meningkat menjadi 304.660 atau terjadi kenaikan sebesar 6,2 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut