Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Advertisement . Scroll to see content

Berisiko, Sri Sultan Belum Buka Sektor Pariwisata secara Penuh

Rabu, 29 Juli 2020 - 11:36:00 WIB
Berisiko, Sri Sultan Belum Buka Sektor Pariwisata secara Penuh
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menggelar rapat persiapan new normal, Kamis (28/5/2020). (Foto: Dok Humas Pemda Jogja)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan sektor pariwisata di wilayahnya belum akan dibuka secara penuh. Hal ini diungkapkan Sri Sultan pada Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah Triwulan II Tahun 2020 yang digelar secara virtual pada Selasa (28/72020).

“Dalam pidatonya yang terakhir, presiden sudah menegaskan, selain membicarakan sektor kesehatan karena pandemi Covid-19, ekonomi juga harus tetap jalan. Dan untuk masalah ekonomi ini, kami belum bersedia me-launching sektor pariwisata secara luas,” kata Sri Sultan dilansir dari website remsi Pemda Jogja, Rabu (29/7/2020).

Menurut Sultan, Pemda DIY masih merasa keberatan jika sektor pariwisata dibuka total karena risikonya yang terlalu besar. Untuk itu, dia meminta agar pemerintah kabupaten/kota di DIY bisa melakukan pembukaan sektor pariwisata secara bertahap.

“Jadi silahkan kalau mau buka, tapi secara bertahap. Saya berharap bisa dilihat relevansinya. Dan yang terpenting risiko-risikonya harus sudah diminimalisir, karena yang berkunjung tidak hanya orang Jogja, tapi juga dari luar Jogja,” katanya.

Sri Sultan pun menegaskan, tidak ingin DIY ada pengalaman seperti negara-negara lain yang mengalami serangan kedua Covid-19. Saat tempat publik baru dibuka justru sudah harus ditutup lagi karena kemunculan Covid-19 gelombang kedua.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut