Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hotman Paris Turun Tangan, Siap Dampingi Santriwati Korban Dugaan Pelecehan di Pati
Advertisement . Scroll to see content

Bejat, Guru SD di Wonosari Ini Gerayangi Siswinya hingga 2 Kali

Senin, 06 Februari 2023 - 14:24:00 WIB
Bejat, Guru SD di Wonosari Ini Gerayangi Siswinya hingga 2 Kali
Seorang guru SD di Gunungkidul diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya. (Foto Ilustrasi :Ist)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Dunia pendidikan di Gunungkidul kembali digoyang isu tidak sedap. Aksi pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru kepada siswanya terjadi di sebuah SD di Wonosari, Gunungkidul. Tak hanya sekali, aksi tersebut dilakukan berulang.

Aksi pelecehan seksual tersebut menimpa seorang bocah perempuan sisiwi di SD tersebut. Oknum guru yang melakukannya adalah wali kelas. Kendati demikian, pihak sekolah menandaskan kasus tersebut sudah selesai dan berakhir damai secara kekeluargaan.

Dalam berita acara yang dikirim oleh Dinas Pendidikan Gunungkidul, dugaan aksi pelecehan seksual tersebut dilakukan oleh D. Aksi pelecehan tersebut terjadi pada tanggal 26 Januari 2023 lalu. Dan kemudian ditangani sekolah belum lama ini.

Kala itu, D dengan sengaja menyentuh bagian dada dan pinggang siswinya tersebut. Saat kejadian, korban sempat melakukan perlawanan. Namun bukannya berhenti, guru cabul itu justru mengulangi tindakannya tersebut. 

Oleh korban, perlakuan ini lantas dilaporkan ke orang tua. Tak terima dengan perlakuan oknum guru tersebut terhadap putrinya, orangtua korban melaporkan peristiwa tersebut ke pihak sekolah. Mereka meminta ada tindakan terhadap yang bersangkutan 

Kepala Sekolah kemudian memanggil D untuk melakukan klarifikasi kebenaran dari laporan tersebut. Di samping itu pihak sekolah juga memberikan teguran secara lisan ataupun tertulis. Teguran tersebut dalam rangka pembinaan terhadap oknum guru tersebut. 

Kemudian pada 27 Januari 2023 lalu, kepala sekolah memfasilitasi pertemuan antara D dengan orang tua siswi tersebut. D mengakui perbuatannya dan apa yang dilakukannya juga salah. Oleh karenanya, dia meminta maaf.

Saat itu, D mengakui telah melakukan perbuatannya sebanyak 2 kali. D kemudian diminta menandatangani kesepakatan terkait tindakan tidak menyenangkan tersebut. Pihak sekolah juga mengadakan pertemuan wali murid kelas 6 tanggal 31 Januari 2023.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut