Begini Dilema Belajar Online dan Realita Pendidikan di Pinggiran Gunungkidul
GUNUNGKIDUL, iNews.id – Masa pandemi Covid-19 berdampak terhadap perubahan di seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, Tak terkecuali dalam dunia pendidikan yang menerapkan belajar dari rumah (BDR). Kebijakan ini justru menyulitkan masyarakat miskin dan wilayah yang tidak ada akses internetnya.
Belajar dari rumah hanya bisa dilakukan dengan menggunakan handphone atau laptop yang terhubung dengan internet. Sejumlah siswa SDN Gunung Gambar, Gunungkidul terpaksa berjalan kaki sejauh 2 kilometer untuk mencari sinyal internet.
“Di sini tidak ada sinyal, jadi harus harus mencari daerah yang ada sinyalnya sejauh dua kilometer,” kata, Nabila Azzahra Sujatmo salah satu siswa SD Gunung Gambar.
Dalam sepekan, Nabila bersama teman-temannya minimal empat kali naik turun perbukitan dan menyusuri areal persawahan. Mereka kemudian akan menumpang di rumah warga untuk bisa membuka hahdphone agar bisa mengakses materi sekolah.
“Memang lelah, tetapi demi dapat nilai baik tidak apa-apa,” katanya.