Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup
Advertisement . Scroll to see content

Bawaslu Kulonprogo Temukan Indikasi Money Politics Libatkan Caleg PKB

Rabu, 21 November 2018 - 12:09:00 WIB
Bawaslu Kulonprogo Temukan Indikasi Money Politics Libatkan Caleg PKB
Anggota Bawaslu Kulonprogo Panggih Widodo memberikan keterangan kepada wartawan di kantornya, Rabu (21/11/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulonprogo menemukan indikasi dugaan money politics yang melibatkan Caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dari laporan Panwascam Panjatan, pelanggaran kampanye terjadi pada kegiatan silaturahmi Majelis Dhuha di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Panjatan, pada 27 Oktober lalu.

Anggota Bawaslu Kulonprogo, Panggih Widodo mengatakan, kegiatan Majelis Dhuha dihadiri oleh Sukamto, caleg DPR RI dari PKB untuk daerah pemilihan (dapil) DIY. Dalam kegiatan yang rutin dilaksanakan itu, Sukamto yang saat ini menjadi wakil rakyat di DPRD DIY memberikan sambutan setelah panitia memberikan kesempatan.

Sukamto kemudian mengenalkan diri sebagai caleg DPR RI yang tidak pernah tersandung kasus korupsi ataupun gratifikasi maupun penggelembungan dana-dana yang bersumber dari negara. Dia juga menyampaikan jika kampanye di tempat ibadah juga dilarang, termasuk menyampaikan kaitan larangan memberikan janji-janji uang.

Namun, kata Panggih, Sukamto justru menjanjikan akan memberikan uang kepada Majelia Dhuha yang nilainya sebesar Rp5 juta per bulan. Bahkan, jika terpilih nanti sebagai anggota DPR, dia akan menambah bantuan hingga Rp15 juta.

“Indikasi dugaan pelanggaran ini ditemukan Panwascam Panjatan dan dilaporkan ke Bawaslu karena Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) hanya ada di Bawaslu,” kata Panggih, Rabu (21/11/2018).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut