Bangkit dari Covid-19, Pasar Mobil dan Motor Bekas di DIY Mulai Menggeliat
Akibat pasar yang lesu, banyak pedagang yang merugi. Mereka sudah telanjur memiliki stok namun tidak bisa menjual. Sementara dalam masa pandemi harganya juga turun, dan tidak sedikit pedagang menjual di bawah harga pembelian.
“Mudah-mudahan ini segera membaik, kemarin kita merugi,” kata pemilik Banyumili Mobilindo, Arif.
Kondisi tidak jauh berbeda juga dialami para pedagang motor bekas. Selama bulan April dan Mei mereka juga kesulitan menjual motor yang ada. Banyak konsumen mengurungkan membeli, karena pandemi Covid-19. Kondisi mulai membaik pada bulan Juni dan terus berlanjut di awal Juli.
“Juni itu sudah ada belasan yang kita jual, rata-rata sekitar 25 per bulan,” kata Sudarman, pemilik showroom motor bekas.
Editor: Kuntadi Kuntadi