Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Balita Meninggal Diduga Terlambat Rujukan, Ini Penjelasan RSUD Syekh Yusuf Gowa
Advertisement . Scroll to see content

Atasi Stunting, Bupati Bantul Siap Berikan Dukungan Anggaran

Senin, 28 Januari 2019 - 13:11:00 WIB
Atasi Stunting, Bupati Bantul Siap Berikan Dukungan Anggaran
Ilustrasi anak mengalami stunting. (Foto: iNews.id/Kuntadi).
Advertisement . Scroll to see content

BANTUL, iNews.id – Kasus bayi stunting di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta (DIY) masih cukup tinggi. Data dari Kementerian Kesehatan RI, sekitar 22,89 persen anak menderita stunting di daerah tersebut.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul sendiri memiliki data yang berbeda. Hanya ada sekitar 9,7 persen dari 49.000 balita yang tercatat menderita stunting.

"Dibanding tahun 2013 sebenarnya kasusnya sudah turun. Dulu mencapai 26 persen," kata Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Bantul, Anugrah Wiendyasari, di sela acara Semarak Hari Gizi Nasional ke-59 di Kabupaten Bantul, DIY, Senin (28/1/2019).

Bila dilihat dari kabupaten/kota lain di Provinsi DIY, Kabupaten Bantul menduduki urutan kedua dalam jumlah balita stunting tertinggi, setelah Kabupaten Gunungkidul yang mencapai 31 persen.

Sedangkan Kabupaten Kulonprogo sebesar 22,65 persen, dan Kota Yogyakarta 16,93 persen. Kasus stunting terendah ada di Kabupaten Sleman yang hanya mencapai 14,7 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut