Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China
Advertisement . Scroll to see content

AS Jual Senjata ke Taiwan Senilai Rp16 Triliun, China Siap Membalas

Sabtu, 03 September 2022 - 15:09:00 WIB
 AS Jual Senjata ke Taiwan Senilai Rp16 Triliun, China Siap Membalas
China mengecam penjualan senjata Amerika Serikat (AS) ke Taiwan. China berjanji membalasnya. (Foto: Chinamil.com.cn)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah China mengecam penjualan senjata Amerika Serikat (AS) ke Taiwan. China menyebut penjualan senjata itu sangat membahayakan hubungan Beijing dengan AS. China menyatakan siap membalasnya.

Juru Bicara Kedutaan Besar China di Washington DC Liu Pengyu mengatakan kemungkinan penjualan senjata sangat membahayakan hubungan China dengan AS serta perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

"China dengan tegas akan mengambil tindakan balasan yang sah dan diperlukan sehubungan dengan perkembangan situasi," katanya, dikutip dari Reuters, Sabtu (3/9/2022).

Pemerintahan Biden menyatakan paket itu telah melewati serangkaian pertimbangan selama beberapa waktu serta dikembangkan melalui konsultasi dengan anggota parlemen Taiwan dan AS.

“Ketika RRC terus meningkatkan tekanan terhadap Taiwan, termasuk melalui peningkatan kehadiran militer dan maritim di sekitar Taiwan – dan terlibat adanya upaya untuk mengubah status quo di Selat Taiwan, kami memberi Taiwan apa yang dibutuhkan untuk mempertahankan diri dalam kemampuan pertahanan," kata Laura Rosenberger, direktur senior Gedung Putih untuk China dan Taiwan.

Pemerintah AS pada Jumat (2/9/2022) menyetujui penjualan peralatan militer senilai 1,1 miliar dolar atau sekitar Rp16,2 triliun ke Taiwan. Presiden Joe Biden telah mengajukan dokumen penjualan ke parlemen untuk disetujui.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut