Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Aktivitas Pasar Tradisional di DIY Belum Pulih

Senin, 23 Agustus 2021 - 22:02:00 WIB
Aktivitas Pasar Tradisional di DIY Belum Pulih
Anggota DPRD Bantul Suratman berdialog dengan pedagang Pasar Dlingo Bantul saat melakuan sidak mengecek kondisi pasar, Sabtu (14/8/2021). (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Aktivitas perdagangan di pasar tradisional di DIY belum pulih seiring perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.  Meski ada peningkatan aktivitas perdagangan masih landai.

"Aktivitas perdagangan masih landai, belum pulih," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto di Yogyakarta, Senin (23/8/2021).

Yanto mengakui ada sedikit peningkatan persentase pengunjung pasar tradisional di DIY, dari sebelumnya merosot hingga tinggal 50 persen, kini ada sedikit kenaikan pengunjungnya menjadi 60 persen.

"Memang persentase sudah mulai naik tapi masih belum normal seperti sebelum pandemi," kata dia.

Meski hingga saat ini aktivitas perdagangan masih landai, sebagian besar pedagang di pasar tradisional, khususnya penyedia kebutuhan pokok tetap membuka lapak seperti semula.

Sedangkan untuk sektor perdagangan fesyen atau pakaian, menurut dia, sebagian besar masih menutup tokonya karena penjualan yang merosot.

"Seperti di Pasar Bringharjo sisi barat masih banyak yang tutup. Untuk membeli pakaian mungkin saat ini masyarakat masih berpikir berulang kali," kata dia.

Disperindag DIY, ujar Yanto, telah meminta pemerintah kabupaten/kota ikut mendorong seluruh pedagang di pasar tradisional bisa berjualan secara daring seiring penurunan pengunjung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut