Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu
Advertisement . Scroll to see content

Abrasi Pantai Trisik Ancam Eksistensi Konservasi Kelompok Penyu Abadi

Senin, 09 November 2020 - 19:53:00 WIB
Abrasi Pantai Trisik Ancam Eksistensi Konservasi Kelompok Penyu Abadi
Warga melepaskan tukik di Pantai Trisik, Kulonprogo yang habitatnya mulai tergerus abrasi pantai. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.idAbrasipantai Trisik yang terletak di Desa Banaran Kecamatan Galur, Kulonprogo mengancam eksistensi kelompok konservasi Penyu Abadi. Abrasi telah menyebabkan pantai terkikis sehingga jarak lokasi konservasi dengan bibir pantai kurang dari 50 meter.

“Dulu jaraknya sekitar 200 meter, setelah abrasi kini kurang dari 50 meter,” kata Koordinator Konservasi Penyu Abadi, Edy Yulianto, Senin (9/11/2020).

Tahun ini mereka menemukan sekitar 53 sarang penyu, dengan jumlah 4.702 butir telur. Selanjutnya telur ini ditetaskan dan sudah banyak yang dilepasliarkan kembali ke laut sejak bulan Maret sampai dengan Agustus. Pantai Trisik menjadi habitat alami penyu di Pantai selatan DIY.

“Sekarang tinggal penyu lekang, jenis lain sudah jarang ditemui,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut