Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Covid-19 di DIY Terus Melonjak, RPCB Syantikara Dijadikan Selter Isoman
Advertisement . Scroll to see content

2 Korban Masih di ICU, RS Panti Rapih Siapkan Dokter Psikiater

Senin, 12 Februari 2018 - 22:38:00 WIB
2 Korban Masih di ICU, RS Panti Rapih Siapkan Dokter Psikiater
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menjenguk Romo Pieters yang menjadi korban penyerangan di Gereja St Lidwina Sleman. (Foto: iNews.id/Heru Trijoko)
Advertisement . Scroll to see content

Teddy mengatakan, meski saat ini dalam kondisi membaik Romo Piers dan Yohannes Tri masih berada di ruang intensive care unit (ICU), sedang Budijono sudah dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

“(Romo Prier dan Yohannes) masih di ICU karena masalah anestesi saja, karena masalah obat bius. Karena operasinya cukup besar, kan dijahit, kalau tidak dibius lokal tidak kuat," kata dia.

Teddy memperkirakan satu atau dua hari kemudian kedua pasien itu bisa segera dipindahkan ke ruang perawatan biasa seperti halnya Budijono. “Kalau kondisi sekarang keduanya sudah bisa komunikasi, bisa makan minum dengan baik, dan bisa ngobrol," kata dia.

Sebelumnya, Minggu (11/2/2018), jemaat Gereja Santa Lidwina yang berada di Bedog, Trihanggo, Gamping, Sleman, tengah melakukan misa dan kebaktian. Saat itu pelaku datang dan membacok seorang jemaat yang berada di luar. Pelaku kemudian masuk dan membacok jemaat lain yang ada di bagian depan. Pastor yang memimpin misa juga tidak luput dari serangan pelaku yang menggunakan pedang.

Pelaku akhirnya bisa dilumpuhkan petugas dari Polsek Gamping dengan menembak kedua kakinya. Seorang petugas bahkan sempat ikut terkena sabetan pedang dan mengalami luka robek. Setidaknya ada empat umat, satu pastor, dan anggota polisi yang menjadi korban. Pelaku sudah diamankan dan menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara, setelah sebelumnya dirawat di RSA UGM. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut