MEDAN, iNews.id - Video anggota polisi mengambil sampel beras di sebuah gudang di Desa Ramunia, Kabupaten Deliserdang viral di media sosial. Polda Sumatra Utara pun angkat bicara soal tudingan narasi mengambil paksa dalam video tersebut.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi memastikan pengambilan sampel beras yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus di kilang padi di Desa Ramunia, Kabupaten Deliserdang sudah sesuai prosedur.
Polisi Ungkap Dugaan Pemalsuan Beras Premium di Deliserdang
"Soal tudingan bahwa penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut mengambil sampel beras secara paksa adalah tidak benar," ucap Hadi.
Hadi menyebutkan, peristiwa itu terjadi Rabu (30/6/2022) di saat penyidik melakukan penyelidikan sesuai Sprin Lidik Nomor: Sprin Lidik/230/VI/2022 Ditreskrimsus tertanggal 20 Juni 2022.
Viral Rekaman CCTV Pemuda Diserang 2 Orang Berhelm, Dicekik dari Belakang lalu Ditikam
Berdasarkan Informasi dari masyarakat, bahwa gudang tersebut diduga menjual barang tidak sesuai parameter yang telah dipersyaratkan untuk beras bermutu premium. Sehubungan dengan itu penyidik melakukan penyelidikan dan mengambil sampel beras tersebut.