Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggerebekan Lapak Sabu di Medan Mencekam, Polisi Dilempari Batu
Advertisement . Scroll to see content

Tuntut Ganti Rugi, Warga Blokade dan Tidur di Lokasi Proyek Tol Medan-Binjai

Kamis, 27 Agustus 2020 - 10:49:00 WIB
Tuntut Ganti Rugi, Warga Blokade dan Tidur di Lokasi Proyek Tol Medan-Binjai
Aksi warga tidur di lokasi proyek Tol Medan-Binjai tuntut ganti rugi lahan. (Foto: iNews/Yudha Bahar)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Puluhan warga korban proyek pembangunan Tol Medan-Binjai di Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Deli Tua, Kota Medan, Sumatera Utara protes dengan cara memblokade jalur keluar masuk kendaraan proyek, Rabu (26/8/2020). Selain menutup akses jalan dengan batang kayu ukuran besar, mereka juga tidur di tengah lokasi proyek.

Aksi ini menuntut ganti rugi lahan pertanian mereka untuk pembangunan proyek tol yang tak kunjung selesai. Warga asal kawasan lingkungan 18 Tanjung Mulia Hilir meminta kejelasan status tanah yang mereka telah garap selama 30-50 tahun terakhir.

Pantauan iNews, polisi dengan sejumlah polwan tampak mengamankan jalannya aksi protes warga tersebut. Sementara alat berat dan truk tetap berlalu lalang di sekitar lokasi proyek.

"Kami minta penjelasan di mana lokasi titik nol itu. Kami sudah menggarap lahan ini selama 30-50 tahun. Saya sudah 37 tahun garap lain, tapi dengan ada proyek tol banyak yang mengaku sebagai pemilik lahan. Kami hanya minta kejelasan dan ganti rugi," James Hutasoit salah satu warga yang berunjuk rasa.

Menurutnya, banyak lahan untuk proyek pelebaran jalan tol tersebut yang belum diganti rugi. Mereka meminta Badan Pertanahan Negara (BPN) Sumut agar membayar apa yang menjadi hak warga.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut