Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga Dirampok
Advertisement . Scroll to see content

Terduga Pelaku Pembunuhan PNS di Nias Menyerahkan Diri

Jumat, 09 Februari 2018 - 16:03:00 WIB
Terduga Pelaku Pembunuhan PNS di Nias Menyerahkan Diri
Pelaku penganiayaan dan perampokan terhadap Amirudin Gulo, bendahara UPTD Dinas Pendidikan di Kecamatan Hiliduho, Nias, saat digelandang petugas di Mapolsek Hiliduho, Jumat (9/2/2018). (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)
Advertisement . Scroll to see content

NIAS, iNews.id – Terduga pelaku kasus perampokan disertai pembunuhan yang menewaskan Amirudin Gulo, seorang bendahara di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias, Sumatera Utara (Sumut) menyerahkan diri ke petugas kepolisian.

Pelaku berinisial YZ, yang juga merupakan atasan korban mendatangi Mapolres Nias, dengan diantar langsung sejumlah anggota keluarganya, Jumat (9/2/2018) dini hari. Selain menyerah diri, YZ juga membawa uang senilai Rp533 juta hasil rampokan tersebut. Tersangka YZ diketahui merupakan kepala tata usaha UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Hiliduho.

Kabar mengenai penyerahan diri pelaku YZ dibenarkan Kapolsek Hiliduho, AKP Desman Rahmat Jaya Hia. Menurut Desman, kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian. “Jadi benar, tersangka pelaku penganiayaan terhadap korban Amirudin Gulo telah menyerahkan diri ditemani keluarganya tadi pagi,” ucap Desman, di Mapolsek Hilihudo, Jumat (9/2/2018) siang tadi.

Hingga saat ini, YZ masih diperiksa secara maraton oleh penyidik Polres Nias. Petugas masih mendalami motif pelaku melakukan penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) pada korban, hingga akhirnya korban tewas mengenaskan dengan sejumlah luka tusukan.

Saat ditemukan, korban mengalami luka tusuk pada bagian leher, dan beberapa luka di sekujur tubuhnya. Korban sempat dibawa ke puskesmas terdekat, sebelum mengembuskan napas terakhirnya di puskesmas tersebut. Sebelum meninggal dunia, korban sempat memberitahukan nama pelaku penganiayaan disertai perampokan kepada rekannya yang saat itu menyusul ke puskesmas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut