Situasi Politik Kian Memanas, Rektor Perguruan Tinggi Se-Sumut Serukan 4 Hal Ini
Ketiga, mengimbau kepada insan sivitas akademika, seluruh elemen masyarakat dan para elite politik untuk tidak mudah terprovokasi oleh sikap atau ajakan dari sekelompok orang yang ingin mengacaukan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI.
Keempat, mengimbau kepada pihak-pihak yang melihat atau mengetahui terjadinya kecurangan atau pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu 2019 atau terjadi sengketa dalam proses Pemilu, agar menempuh upaya hukum. Hal itu untuk mencari penyelesaiannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Pernyataan sikap ini merupakan bentuk keprihatinan kami atas potensi yang terus meningkat di tengah masyarakat pasca-Pemilu 2019,” kata Rektor USU Runtung Sitepu.
Walaupun demikian, Runtung menilai bahwa saat ini situasi masih terkendali. Msyarakat masih menjalankan aktivitas mereka secara normal. Karena itu, dia meminta semua pihak untuk menjaga situasi ini. “Langkah yang kita ambil ini merupakan upaya preventif,” ujar Runtung.
Runtung juga mengungkapkan, pernyataan sikap ini merupakan bentuk imbauan dan nasihat kepada para mahasiswa di Sumut dalam melihat situasi politik yang tengah berkembang. Namun, pihaknya tidak akan menghalangi jika ada pihak-pihak baik dari sivitas akademik maupun mahasiswa yang ingin menyatakan pendapat sesuai dengan aturan berlaku.
“Kalau dalam penyampaian pendapat justru melanggar aturan, itu akan menjadi tanggung jawab masing-masing,” ujar Runtung.
Editor: Maria Christina