Sebaran 290 Jenazah Korban Bencana di Sumut yang Sudah Teridentifikasi, 122 Orang Hilang
Untuk itu, tim DVI menyiapkan prosedur lanjutan menggunakan data primer berupa sampel DNA. Langkah ini menjadi opsi utama ketika data sekunder tidak lagi dapat digunakan.
Berdasarkan data per 2 Desember 2025, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan dampak korban jiwa tertinggi akibat bencana ini. Pemerintah daerah dan aparat gabungan masih melakukan pencarian lanjutan di lapangan.
Berikut data korban meninggal dan hilang di 12 kabupaten/kota terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Sumut:
Tapanuli Tengah: 86 meninggal, 104 hilang
Tapanuli Selatan: 84 meninggal, 4 hilang
Kota Sibolga: 47 meninggal, 9 hilang
Tapanuli Utara: 34 meninggal, 12 hilang
Kota Medan: 12 meninggal
Langkat: 14 meninggal
Humbang Hasundutan: 8 meninggal, 1 hilang
Pakpak Bharat: 2 meninggal
Nias Selatan: 1 meninggal
Padang Sidempuan: 1 meninggal
Kota Binjai: 1 meninggal
Total: 290 korban meninggal, 122 korban hilang.
Operasi DVI akan terus berlangsung selama masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah. Polda Sumut dan Mabes Polri menyiagakan seluruh tenaga medis dan identifikasi. Proses pemulangan jenazah kepada keluarga menjadi prioritas utama.
Tim juga terus mendukung upaya pencarian oleh Basarnas dan relawan di titik-titik terdampak. Identifikasi korban banjir Sumut diharapkan rampung sesegera mungkin mengingat kondisi lapangan yang semakin menantang.
Editor: Donald Karouw