Polri Kerahkan 12.103 Personel Percepat Penanganan Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar
"Seluruh bantuan kami gerakkan secara terkoordinasi agar tepat waktu dan tepat sasaran. Masyarakat tidak boleh menunggu terlalu lama dalam kondisi darurat seperti ini," kata Erdi, Rabu (10/12/2025).
Untuk menopang kebutuhan sehari-hari ribuan warga terdampak, Polri juga mendirikan 91 posko tanggap bencana yang tersebar di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Setiap posko berfungsi sebagai pusat informasi, evakuasi, dan penyaluran bantuan.
Selain itu, Polri mengoperasikan 20 dapur lapangan yang setiap hari menyediakan makanan siap saji bagi para pengungsi. Fasilitas ini sangat membantu terutama bagi wilayah yang aksesnya terputus akibat banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur.
Upaya kemanusiaan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin keselamatan dan pemulihan warga. Penanganan terpadu terus dilakukan agar proses evakuasi, pertolongan medis, dan pendistribusian logistik berjalan optimal.
Langkah Polri mengerahkan 12.103 personel menjadi bukti keseriusan institusi dalam merespons bencana besar yang melanda tiga provinsi. Koordinasi antara personel, logistik, dan posko darurat menjadi pilar utama dalam menangani ribuan korban terdampak.
Dengan dukungan penuh dari Mabes Polri dan polda jajaran, proses pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat dan mampu meminimalkan risiko lanjutan akibat keterbatasan akses dan cuaca ekstrem.
Editor: Donald Karouw