Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil
Advertisement . Scroll to see content

Pensiunan TNI Dibunuh Cucunya Lantaran Tak Berikan Ongkos Angkot

Senin, 10 Desember 2018 - 12:53:00 WIB
Pensiunan TNI Dibunuh Cucunya Lantaran Tak Berikan Ongkos Angkot
Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan memaparkan motif pembunuhan terhadap pensiunan TNI di Kabupaten Langkat, Sumut, Senin (10/12/2018). (Foto: iNews/Erwin Syah Putra Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

LANGKAT, iNews.id – Motif pembunuhan pensiunan TNI oleh cucunya sendiri di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), akhirnya terungkap. Pelaku, Yopi Ari Prabowo, membunuh kakeknya Muhamad Amin Ismail, karena tidak diberi uang untuk ongkos naik angkutan kota (angkot) pulang ke rumahnya di Binjai.

Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan mengatakan, peristiwa pembunuhan itu berawal saat tersangka Yopi Ari Prabowo, warga Kelurahan Satria Kota Binjai, Sumut, datang ke rumah kakeknya Muhamad Amin Ismail, warga Jalan Murai, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat. Dia berniat meminta uang untuk ongkos naik angkot pulang ke rumahnya.

Setibanya di rumah kakek, tersangka bukan mendapatkan uang. Malah, dia mengaku mendapatkan kata-kata kasar dari sang kakek yang saat itu dalam kondisi sakit.

Karena terpancing emosi, akhirnya tersangka mengambil alu yang terletak di belakang pintu. Dia langsung memukulkannya berulang kali ke pundak dan tubuh sang kakek. Korban spontan tersungkur dan tewas dengan kondisi berlumuran darah di ruang tamu rumahnya.

“Dari hasil pemeriksaan awal, motif pembunuhan itu hanya karena tersangka yang tidak mendapatkan uang dari korban. Namun, kami masih menyelidiki apakah tersangka dalam pengaruh narkoba atau tidak,” kata Doddy saat pemaparan di Mapolres Langkat, Senin (10/12/2018).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut