Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nekat Mandi saat Ombak Besar, Kakak Adik Hilang Terseret Arus di Pantai Payangan Jember
Advertisement . Scroll to see content

Pengelola Wisata Danau Siombak Medan Pasang Bambu untuk Halau Bangkai Babi

Kamis, 14 November 2019 - 01:30:00 WIB
Pengelola Wisata Danau Siombak Medan Pasang Bambu untuk Halau Bangkai Babi
2 orang pekerja tampak memasang bambu penghalau bangkai babi di Danau Siombak, Medan, Sumatera Utara (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)
Advertisement . Scroll to see content

Mustika mengatakan sudah ada 351 bangkai babi yang dikuburkan di lima lubang di kawasan Danau Siombak. Penguburan dilakukan oleh tim gabungan Pemko Medan, TNI/Polri, dan masyarat.

Ratusan babi ini diduga mati karena teserang virus Hog Cholera dan dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ke aliran Sungai Bederah hingga menuju ke Danau Siombak.

Diketahui, ada 11 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang terkena wabah virus Hog Cholera. Di antaranya Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Samosir.

Dari 11 kabupaten/kota tersebut, tercatat sebanyak 5.800 ekor babi dilaporkan mati akibat virus ini.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut