Jokowi mengungkapkan, di bawah pemerintahannya, tahun 2015 blok migas Mahakam yang dulu dikelola Prancis dan Jepang sudah diambil alih dan diserahkan 100 persen kepada Pertamina. Tahun 2018, Blok Rokan di Riau yang dikuasai Chevron juga telah dikelola anak bangsa.
Tak hanya itu, di akhir tahun 2018, Pemerintahannya berhasil mendapatkan 51,2% saham Freeport yang dikuasai Indonesia melalui Inalum.
"Ini yang dibilang antek asing. Dipikirnya ambil alih seperti itu mudah. Dipikirnya ambil alih seperti itu gampang. Kalau mudah dan gampang sudah kita ambil alih dari dulu," kata Jokowi disambut riuh tepuk tangan para caleg.
Jokowi menegaskan, pengambilalihan pengelolala seperti saat ini merupakan perkerjaan yang sulit. Karena dibaliknya pasti terjadi intrik politik besar baik secara nasional maupun internasional.
Diketahui, acara tersebut digelar Tim Kampanya Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf wilayah Sumut. Hadir dalam acara itu Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, Moeldoko, Ketua TKD Sumut Ivan Iskandar Batubara, ulama Syeikh Ali Marwan, beserta peserta ribuan caleg partai koalisi.
Editor: Donald Karouw