Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai
Advertisement . Scroll to see content

Pembekalan Caleg Koalisi, Jokowi: Lawan Kita Saat Ini Fitnah dan Hoaks

Sabtu, 16 Maret 2019 - 14:48:00 WIB
Pembekalan Caleg Koalisi, Jokowi: Lawan Kita Saat Ini Fitnah dan Hoaks
Capres Joko Widodo berpidato dalam acara silaturahim dan pembekalan caleg Koalisi Indonesia Kerja di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (16/3/2019). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Penyebaran fitnah dan hoaks (berita bohong) saat ini tidak saja melalui media sosial (medsos), tetapi sudah dari pintu ke pintu. Hal tersebut diungkapkan calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi), saat silaturahim dan pembekalan caleg Koalisi Indonesia Kerja di Hotel JW Marriot Medan, Sumut, Sabtu (16/3/2019).

"Penyebarannya sekarang bukan hanya di media sosial tapi sudah door to door. Ada emak emak yang melakukan dari pintu ke pintu, yang ketahuan baru satu," kata Jokowi di hadapan 2.500 caleg partai koalisi yang hadir.

Jokowi mengatakan, dalam waktu yang tersisa tinggal 31 hari lagi, lawan yang dihadapi sekarang yakni fitnah dan hoaks. Bukan hanya dapat menggerus elektibilitas paslon capres-cawapres, namun juga hingga caleg. Karena itu, dia meminta seluruh caleg dan relawan untuk ikut melawan hoaks yang kian masif.

Capres petahana menyebutkan, dulu berkembang hoaks Jokowi antek asing, Jokowi anti-Islam dan antiulama, Jokowi PKI. Kemudian muncul lagi dalam tiga minggu terakhir hoaks, jika Jokowi-Ma'ruf menang maka pelajaran agama di sekolah akan dihapus, perkawinan sejenis dilegalkan, adzan akan dilarang, zina diperbolehkan.

"Ini yang harus dilawan, diluruskan. Berbahaya kalau tidak diluruskan, bisa menggerus suara capres dan caleg," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut