Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mikrobus Terbakar Hebat di Tol Jakarta-Cikampek, Api dari Bagian Mesin
Advertisement . Scroll to see content

Nama-nama 30 Korban Tewas Kebakaran Pabrik Korek Api Gas di Binjai Langkat

Jumat, 21 Juni 2019 - 17:20:00 WIB
Nama-nama 30 Korban Tewas Kebakaran Pabrik Korek Api Gas di Binjai Langkat
Petugas saat membawa kantong jenazah korban kebakaran pabrik korek api gas di Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumut, ke kamar mayat RS Bhayangkara Medan, Jumat (21/6/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)
Advertisement . Scroll to see content

LANGKAT, iNews.idKebakaran pabrik perakitan korek apis gas di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), memakan banyak korban jiwa. Hingga Jumat sore (21/6/2019), jumlah korban jiwa yang berhasil diidentifikasi sebanyak 30 orang. Para korban termasuk pekerja dan anak-anak mereka yang turut dibawa saat bekerja.

Data resmi yang diperoleh dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, para korban umumnya warga setempat. Dalam musibah itu, hanya empat orang yang selamat, yakni Nur, warga Selayang Mancang; Deni Novita Sari, warga Sambirejo Dusun IV; Ariyani, warga Sambirejo Dusun II; dan Ayu Eti, warga Sambirejo Dusun IV.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) angkat Irwan Sahri mengatakan, yang terbakar merupakan rumah warga yang merangkap sebagai pabrik korek api gas. Api sudah berhasil dipadamkan petugas damkar. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung mengevakuasi para korban ke RS Bhayangkara Polda Sumut di Medan.

Informasi yang diperoleh, kebakaran diduga dari ledakan tabung gas yang bocor. Para pekerja yang menjadi korban terjebak kobaran api karena saat bekerja seluruh akses dikunci. Mereka rata-rata kalangan ibu-ibu, beberapa ada yang turut membawa anaknya.

Adapun nama-nama korban kebakaran perakitan korek api gas di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat:

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut