Miris, Pasien Covid-19 di Tobasa Diikat dan Dipukuli Warga saat Isolasi Mandiri
"Masyarakat tidak terima, akhirnya dia dijauhkan dari Kampung Bulu Silape. Dia kembali lagi ke rumahnya, tetapi masyarakat tidak terima. Malah masyarakat mengikat dan memukuli dia. Seperti hewan dan tidak ada rasa manusiawi," kata Jhosua.
Keluarga yang mengetahui perlakuan warga terhadap pamannya, Salamat, tentu saja tidak terima. Mereka menganggap perlakuan tersebut sudah tidak manusiawi dan tergolong penyiksaan.
"Kami dari pihak keluarga tidak menerima dan ini tidak manusiawi lagi," ujarnya.
Dia juga mengatakan, pemerintah harus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Covid-19 agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.
"Perlu adanya edukasi dari pemerintah untuk masyarakat tentang Covid-19," ujarnya.