Menembus Dusun Terisolasi di Tapsel, Kuda Jadi Andalan Warga Angkut Hasil Pertanian
TAPANULI SELATAN, iNews.id - Dalam kesehariannya warga yang hidup di Dusun Tangga Batu dan Dusun Batu Rosak, Desa Siuhom, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, masih jauh dari kata merdeka. Mereka hidup dengan kondisi sangat sederhana lantaran akses jalan ke dusun berpenghuni hampir 100 kepala keluarga (KK) ini masih terisolir dan hanya mampu ditembus dengan sepeda motor trail yang tentunya tak dimiliki warga setempat.
Kodim 0212 Tapanuli Selatan melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 dengan membuka akses jalan antar desa yang terisolir selama puluhan tahun. Selama puluhan tahun, warga hanya mengandalkan hewan kuda untuk memasarkan hasil bumi dan sebagai sarana transportasi.
Selama puluhan tahun, warga Dusun Tangga Batu dan Dusun Batu Rosak hanya mengandalkan kuda sebagai sarana transportasi untuk mengantarkan hasil bumi petani ke pasar tradisional di Desa Siuhom dan Desa Sangkunur, Kecamatan Angkola Barat. Bahkan tak jarang para petani harus berjalan kaki hampir sepanjang 10 kilometer (km) agar dapat sampai ke tujuan.
Padahal, hasil bumi di dua dusun ini cukup melimpah. Warga bahkan kerap menjadikan sebagai sarana transportasi untuk bepergian maupun membawa orang sakit, manakala butuh pertolongan darurat.
"Selama ini memang yang kami keluhkan belum adanya jalan di sini pak. Jadi kami sangat berterimakasih dengan adanya program TMMD ini," ujar Rinto kepada iNews.id, Kamis (17/6/2021)