Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi
Advertisement . Scroll to see content

Longsor di Areal Proyek PLTA Batangtoru, Operator Ekskavator Hilang

Sabtu, 05 Desember 2020 - 21:05:00 WIB
Longsor di Areal Proyek PLTA Batangtoru, Operator Ekskavator Hilang
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Tapsel, TNI, Brimob, Polres Tapsel, dan internal PLTA Batangtoru, serta relawan dan masyarakat mencari korban hilang saat longsor di Batangtoru, Tapsel, Sabtu (5/12/2020). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Bencana tanah longsor melanda areal proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru, di Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut). Akibatnya, operator bernama Afuan Ritonga (38), dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian.

Insiden di lokasi pembangunan pembangkit milik PT North Sumatera Hydro Energi (NSHE) itu terjadi pada Jumat (4/12/2020) kemarin. Satu unit alat berat jenis ekskavator bersama operatornya ikut terseret longsor dan terperosok ke Sungai Batangtoru. 

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Tapsel, TNI, Brimob, Polres Tapsel, dan internal PLTA Batangtoru, serta relawan dan masyarakat mencari korban hilang saat longsor di Batangtoru, Tapsel, Sabtu (5/12/2020). (Foto: Istimewa)
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Tapsel, TNI, Brimob, Polres Tapsel, dan internal PLTA Batangtoru, serta relawan dan masyarakat mencari korban hilang saat longsor di Batangtoru, Tapsel, Sabtu (5/12/2020). (Foto: Istimewa)

Direktur Komunikasi dan Hubungan Eksternal PT NSHE, Firman Taufick menyebutkan, saat insiden itu terjadi, Afuan Ritonga tengah melakukan pembersihan parit di titik R26 areal proyek PLTA Batangtoru. Areal itu tertutup material longsoran akibat hujan deras pada malam sebelumnya.

"Namun, saat membersihkan parit di tengah hujan deras, sekitar pukul 15.32 WIB, tiba-tiba terjadi longsoran susulan yang lebih besar. Akibatnya ekskavator beserta operatornya terdorong dan jatuh ke Sungai Batangtoru," kata Firman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/12/2020).

Tim dari penyelamat dari kontraktor langsung berupaya melakukan pencarian korban dengan turun ke lokasi kejadian menggunakan tali tambang, serta menggunakan UAV Drone. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut