Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, 2 Orang Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Pembunuhan Libatkan Oknum TNI dan 14 Pembunuh Bayaran di Berastagi

Kamis, 24 September 2020 - 11:19:00 WIB
Kronologi Pembunuhan Libatkan Oknum TNI dan 14 Pembunuh Bayaran di Berastagi
Polda Sumut saat ekspose kasus pembunuhan bermotif utang piutang judi online dengan melibatkan 14 pembunuh bayaran. (Foto: iNews/Aminoer Rasyid)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap kasus penemuan mayat korban pembunuhan atas nama Jefry Wijaya (30) yang ditemukan dalam jurang di Jalan Medan Berastagi Km 54 Desa Ndaulu, Kabupaten Karo. Pembunuhan sadis ini diduga melibatkan 14 pelaku yang merupakan komplotan pembunuh bayaran. Salah satu di antaranya diduga oknum TNI.

Dalam pengungkapan, sejauh ini sudah tujuh pelaku ditangkap, termasuk oknum TNI tersebut yang penanganan kasusnya terpisah melalui instansi kesatuannya. Sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

"Apakah ada oknum? saya katakan ada. Namun sudah ditangani instansi berwenang. Soal perannya (oknum TNI) silahkan ditanya ke instansinya. Untuk pelaku sipil lainnya dalam pengejaran," ujar Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Irwan Anwar saat ekspose di Mapolda Sumut, Rabu (23/9/2020).

Kronologi bermula saat mayat Jefry Wijaya (30) ditemukan warga dalam kondisi telanjang dengan tangan dan kaki terikat serta luka lebam di sekujur tubuh. Posisinya berada dalam jurang di Jalan Medan Berastagi pada Jumat (18/9/2020) silam.

Hasil penyelidikan, diketahui Jefry merupakan korban pembunuhan. Polisi bergerak dan menangkap sejumlah terduga pelaku. Dalam pengembangan kasus, pembunuhan ini ternyata melibatkan para eksekutor. Mereka disewa untuk menagih utang judi online ke korban dan rekannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut