Komplotan Perampok yang Menyamar Jadi Polisi Ditangkap Polda Sumut
Perampokan bermula ketika korban tengah parkir di lokasi dan duduk di atas sepeda motornya. Tak berapa lama kemudian, datang satu unit mobil minibus warna silver yang berhenti di dekat korban. Kemudian, enam orang laki-laki turun dari mobil dan mendekati korban.
“Enam orang tersebut mengaku sebagai anggota polisi dan menuduh korban sebagai bandar narkoba. Para pelaku kemudian menodongkan senjata jenis airsoft gun dan menutup kepala korban dengan menggunakan kain goni,” kata Donal.
Tidak sampai di situ, tersangka selanjutnya memiting leher korban serta menjatuhkan korban ke tanah. Korban selanjutnya dinaikkan ke mobil. Para pelaku kemudian memborgol dan memukuli pelapor. Sementara pelaku lainnya membawa sepeda motor pelapor dengan cara menderek.
“Komplotan perampok ini juga mengambil handphone milik korban. Setelah itu, korban diturunkan di Lapangan Ladon Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan,” katanya.
Korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi. Setelah mendapat laporan, polisi menyelidiki kasus tersebut dan berhasil meringkus empat orang tersangka. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
“Empat orang berhasil diringkus. Sedangkan dua tersangka lainnya, yakni S alias T (40), warga Jalan Letda Sujono, Perut Sei Tuan, dan B (35), warga Pasar V Tembung masih dalam pengejaran petugas,” ujarnya.
Selain mengamankan para pelaku petugas juga mengamankan barang bukti di antaranya satu senjata airsoft gun, dua gas CO2 airsoft gun, satu borgol tangan, satu unit ponsel, satu STNK, dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna putih bernopol BK 2033 MX yang juga hasil kejahatan.
Editor: Maria Christina