Curahan Hati Tukang Pijat Tunanetra di Medan, Kehilangan Pendapatan selama Corona
"Sampai sekarang belum ada kerjaan lain, kami juga bingung untuk mencari pendapatan. Apa lagi ada aturan dari pemerintah untuk physical distancing. Bagaimana kami mau pijat," ucapnya.
Masih kata Alex, kondisi yang sama juga terjadi pada rekannya yang lain yang bekerja menjadi tukang jual kerupuk hingga mengamen.
"Begitu juga dengan tukang jual kerupuk keliling, susah mau jualan. Banyak enggak lakunya. Yang mengamen juga diusir akhirnya mereka nganggur gitu aja," katanya.
Alexander mengaku sangat terdampak dengan adanya wabah corona ini. Mereka kebingungan karena kehilangan sumber pendapatan.
"Jauh sekali berubahnya. Puasa tahun lalu kami masih beraktivitas. Masih ada yang kami harapkan untuk menyambung kehidupan kami. Sementara untuk puasa tahun ini sama sekali sudah tidak ada lagi," ucap Alexander.
Editor: Stepanus Purba_block