Kerangka Manusia di Tapsel Ternyata Lansia yang Hilang, Diduga Tewas Dimangsa Harimau
"Sahruddin kemudian berusaha mengumpulkan anggota tubuh korban yang berserakan, namun dia mendengar suara- suara aneh dari balik rimbunan belukar yang diduga Harimau sumatera," ujar Haray, Jumat (19/8/2022).
Saksi pun bergegas pulang dan memberitahu warga Dusun Adian dan keluarga lainnya yang berdomisili di luar Desa Lobu Tayas. Malam harinya, puluh orang warga dari dusun lainnya bersama Kepala Desa Lobu Tayas mendatangi lokasi.
Namun mereka tidak berani mengumpulkan potongan tubuh korban yang hanya tersisa tulang-belulang sebab harimau tidak mau menjauh dari lokasi.
"Pencarian ditunda hingga pagi hari dan berhasil mengumpulkan tulang-belulang korban lalu dimakamkan di Dusun Sitalak," katanya.
Saat pencarian korban, warga menemukan banyak jerat di sekitar lokasi. Pada pertengahan Juni, Yayasan Alam Liar Sumatera (YALS) bersama relawan mengangkat 40 jerat dari seling baja tidak jauh dari Dusun Sitalak, Desa Lobu Tayas dan telah melakukan sosialisasi tentang dampak pemasangan jerat terhadap harimau sumatera dan warga setempat.