Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes Tetapkan Sumut Sebagai Peringkat 5 Kasus Difteri

Sabtu, 18 Januari 2020 - 09:43:00 WIB
Kemenkes Tetapkan Sumut Sebagai Peringkat 5 Kasus Difteri
Ilustrasi bayi. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda Sumut Usulkan Penghargaan ke Anggota yang Ungkap Kasus Hakim PN Medan

Lebih lanjut Vensya menegaskan, untuk menurunkan angka kejadian difteri dibutuhkan peran surveilans, yaitu memberikan edukasi dalam pengawasan diri bagi pasien, keluarga dan juga orang-orang yang kontak erat dengan pasien. Ia juga mengingatkan, agar setiap kasus yang ditemukan dapat di follow up oleh Dinas Kesehatan.

"Setiap orang yang kontak erat dengan pasien wajib diberikan obat. Namun ada beberapa kasus yang menolak, alasan karena mual. Akibatnya penyakit ini terus berkembang. Namun untuk Sumut kami sangat mengapresiasi kinerja Tim KLB Difteri Rumah Sakit Adam Malik," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSUP Haji Adam Malik, dr Bambang Prabowo mengatakan, Gubernur Sumut telah sangat menaruh perhatian terhadap peningkatan kasus difteri di Sumut. Dimulai dengan kasus pada Mahasiswa Malaysia dengan diagnosa suspek difteri pada September lalu.

"Dan kami, Rumah Sakit Adam Malik sudah membentuk tim dengan dokter-dokter kami yang handal dibidang ini," ujarnya

Bambang menambahkan, kasus difteri pada pasien Mahasiswi USU asal Malaysia yang meninggal setelah dua hari dirawat di RSUP Haji Adam Malik akan menjadi masalah besar ketika dihadapkan dengan pihak lain. Misalnya bagi Negara Malaysia, karena kasus tersebut, pelayanan kesehatan di Indonesia kemudian dinilai kurang.

"Berdasarkan pada hal ini, Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI hadir untuk memberikan bimbingan terpadu mengenai penanganan penyakit difteri," katanya.

Melalui pertemuan ini diharapkan kasus difteri dapat berkurang, dengan didukung adanya anggaran, sarana dan prasarana dari pemerintah. "Setiap pihak tekait dapat bekerjasama dan ambil andil sesuai dengan bidangnya," ucap Bambang.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut